SOSIO DAKWAH

Kamis, 12 Mei 2016

SOSIO DAKWAH



Tuhan menyuruh ummat manusia di bumi untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan dan dalam hal keburukan, hal ini bertuuan untuk manusia tetap berada dijalan yang benar. Proses menuju ke jalan Tuhan ini bisa berupa dengan dakwah. Dakwah terus berkembang seiring berkembangnya zaman. Namun dalam dakwah yang berkembang hanya proses penyampainannya, sedangkan ilmu dakwah masih tetap terpaku dan tidak ada perubahan yang pasti. Dakwah sendiri bisa diartikan sebagai tadris (pendidikan), praktek keagamaan maupun sebuah metode dalam mengembangkan keilmuan tersebut. Para ulama banyak yang menyimpulkan bahwa dakwah merupakan metode maupun cara dalam agama Islam, untuk menyampaikan maupun mengajak seseorang untuk ikut dalam agama Islam. Metode dakwah ini bisa berupa metode bil Kitabah, bil Lisan, bil Hal. Metode tersebut adalah yanhg paling sering dilakukan oleh para ulama khususnya di indonesia

Supaya tidak dianggap tradisional, dakwah juga mengikuti arus perkembangan zaman. Dakwah tidak lagi terpaku pada proses yang kuno, dimana penyampaian dakwah dilakukan disatu tempat yang luas dengan pendengar yang banyak. Sekarang dengan bantuan teknologi yang kian mumpuni, dakwah bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Namun untuk akulturasi dakwah dengan perkembangan zaman perlu yang namanya filter atau penyaring informasi dalam menampung informasi tentang dakwah dewasa ini. Filter ini bisa berupa iman dalam jiwa seseorang, dimana iman digunakan sebagai tolak ukur dalam keagamaan seseorang. Sehingga tidak serta merta seseorang mudah percaya dengan perkataan seorang pendakwah.

Dengan mengikuti arus perkembangan zaman, dakwah memiliki berbagai manfaat dimasa sekarang. Pertama,dakwah bisa dilakukan dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Ini bisa dibuktikan denan adanya berbagai media sosisl maupun media massa yang memantu dalam proses dakwah. Selain itu seseorang dapat menyampaikan ajaran agama dengan cara ajakan dan memberi contoh kepada oran lain yang dapat dilakukan dimana saja. Kedua,dakwah lebih mudah karena banyak pendidikan maupun buku-buku serta artikel yang enyinggung tentang dakwah. Dengan kecanggihan teknologi seseorang dengan mudah meng-upload dan meng-download hal-hal yang berkaitan dengan dakwah, baik video, audio, maupun artikel. Ketiga,dakwah menjadi sebuah metode yang efektif dalam proses penyebaran agama. Dikarenakan dakwah telah dilakukan sejak zaman Nabi saw. sampai sekarang ini, menjadikan dakwah sebagai metode yang apik dalam menyampaikan ajaran atau agama.

Meskipun memiliki berbagai manfaat, dakwah yang terlalu masuk dalam arus teknologi akan mempunyai dampak buruk bagi pendengar dakwah itu sendiri. Dakwah dijadikan sebagai alat propaganda untuk menjatuhkan pihak lain dengan dasar kepentingan pribadi. Sehingga publik akan diberi berita yang berlawanan maupun benar adanya, untuk menjatuhkan bahkan menghapus ajaran, agama, aliran bahkan golongan masayarakat tertentu. Ini tentunya mempunyai efek yang tidak baik dikalangan publik, karen dapat membuat orang lain terdeskriminasi di kalangan publik. Selain itu dakwah jika dilakukan oleh seseorang yang kurang dalam keilmuan keagamaan akan menyebabakan kesesatan dalam berfikir yang akan berdampak pada penyelewengan aliran keagamaan. Jika ini terus berlanjut akan menyebabkan banyaknya golongan masayarakat yang dianggap sebagai teroris. Tentunya hal ini berdampak pada agama itu sendiri yang akan di pandang sebagi agama yang buruk dengan ajaran yang membahayakan orang lain.

Untuk mencegah terjadinya kerancuan dalam berdakwah, seorang pendakwah harus mengetahui kiat-kiat dalam melakukan kegiatan berdakwah. Hal ini berupa tata cara maupun rukun dalam hal berdakwah. Dengan kata lain seorang pendakwah tidak boleh melakukan dakwah yang tidak sesui dengan kaidah-kaidah dakwah yang ada. Dengan sikap seperti ini akan menunjukkan sikap lebih loyal, sopan, santun, dan dianggap menghargai kelompok lain. Cara lain yang bisa digunakan untuk membangun sebuah metode dakwah adalah, dapat memasuki semua ranah, maksudnya adalah seorang pendakwah selain dikhusukan mengerti dan faham mengenai kaidah keagamaan, pendakwah harus bisa mengambil hati para pendengar, baik dari kaum muda sampai kaum dewasa. Ini bisa digunakan sebagai cara untuk mengajarkan dakwah dan memberikan pengetahuan dasar seputar dakwah kepada kaum muda. Dimana kaum muda ini diharapkan menjadi penerus dalam urusan dakwah. Pendakwah juga harus bisa menempatkan dirinya diberbagai situasi yang ada. Misalnya jika pendakwah berada dikalangan kaum muda maka materi yang disampaikan harus sesuai dengan cangkupan kaum muda. sebaliknya jika berada di kalangan kaum dewasa, maka isi dakwah tersebut harus sesuai dengan cangkupan dan bahasa kaum dewasa.  

0 komentar :

Posting Komentar