SANTAI, ORISINIL, TANPA MENGURANGI BOBOT BERITA
Oleh
: Gallih Ari Fadli
Dewasa
ini perkembangan teknologi menjadi suatu hal yang tidak dapat dielakkan.
Manusia seakan sudah terwabahi oleh virus teknologi. Dalam realitas kehidupan, manusia tidak dapat terpisah dari
teknologi. Ketergantunga teknologi seakan menjadi suatu kewajaran, karena akan
dipersepsikan menjadi manusia modern yang mngenal teknologi, bukan manusia
tradisionalis yang kolot. Tetapi perlu digaris bawahi, perkembangan teknologi
juga mempunyai pengaruh yang kuat dalam tatanan masyarakat. Oleh karenanya,
perkembangan teknologi seakan menjadi paradoks tersendiri dalam masyarakat. Tertapi memang dalam
eksistenainya tidak dapat terpisahkan dari pengguna (manusia itu sendiri).
Perkembangan
teknologi ini juga mewabah sampai pada media komunikasi. Diera 70-90an akhir,
media komunikasi berkembang dan menyesuaikan diri dengan masyarakat.
Perkembangan ini meliputi dari, muatannya, cangkupannya, sampaipada rentan
waktu media komunikasi ini dapat diterima oleh khlayak.
Dalam
perkembangannya memang media penyiaran lebih unggul dibandingkan media cetak.
Karena dalam media penyiaran selain dapat mendengar suara objek, juga dapat
melihat objek tersebut, salain itu dalam berbagai kondisi media penyiaran dapat
bersifat sangat update. Meskipun begitu, media cetak tidak kalah tenar, ini
terbukti dari masih eksisnya beberapa perusahan media cetak, baik Koran maupun
majalah. Selain itu unutk menarik minat baca masyarakat, media cetak kini
merambah kedalam dunia maya, yaitu dengan menggunakan fasilitas teknologi
berbasis internet. Dengan ini, diharapkan eksistensi media cetak tidak luntur
dan mampu berdaing dipangsa pasar beriringan dengan media penyiaran.
Ada
berbagai tulisan atau naskah penulisan berita dalam media cetak. Mulai dari
headline news, opini (baik jurnalis ataupun masyarakat), artikel, dan feature,
yang semuanya dibedakan menurut format dan juga cara seorang jurnalis mencari
berita itu. Bisa dengan terjun langsung ke lokasi kejadian dan mengamati segala
yang ada di sekitar lokasi sehingga dapat menemukan berita yang bagus untuk
antinya dapat dimuat dalam media cetak. Selain itu juga dapat melalui
literasi-literasi yang itu nantinya unutk menunjang opini dari penulis. Tetapi
tipe penulisan naskah berita yang paling eksentrik adalah feature. Ini
dikarenakan dalam muatannya yang berbeda dengan headline atau format penulisan
naskah berita lainnya. Dengan pembahasaan yang lebih soft tetapi pesan
dalam berita juga tidak hilang. Dalam penulisannya juga, sebuah objek akan
dikupas secara mendetail sehingga pembaca akan tau bagaimana kondisi sebenarnya
dari objek tersebut.
Apa itu ´feature´ ?
Dalam
bahasa inggris kata Feature, mempunyai artian sesuatu yang menunjukkan
kualitas maupun kuantitas dari sebuahh objek. Hal ini dijelaskan dalam bahasa
Indonesia yaitu, kata fitur. Pembahasan mengenai kata fitur ini merupakan
penjelasan mengenai objek tertentu yang mempunyai beberapa ciri khas, atau
dapat pula berhubungan dengan pemasaran suatu produk. Sehingga dalam dialektiknya,
fitur ini akan menjelaskan beberapa poin penting yang memuat dari objek
tersebut. Penjelasan mengenai poin tersebut, biasanya dilakukan dengan santai,
karena tujuan dari penggunaan fitur ini unutk memnginfokan suatu objek agar masyarakat
dapat tertarik sehinga dalam relaitasnya masyarakat akan berbondong-bondong
unutk memperhatikan objek terkait.
Penggunaan
feature ini, terdapat pula dalam penulisan naskah berita dalam media
certak ataupun online. Sesuai dengan artian katanya, feature dalan
berita juga akan menjelaskan mengenai beberapa poin penting dalam sebuah
berita. Menurut LeSPI, feature adalah tulisan hasil dari reportasi yang
bersifat informative, edukatif, meyakinkan serta dapat menggugah simpati dan
juga empati dari pembaca. Karena feature berbeda dengan headline news
dan tbukan termasuk dalam kategori straight news, maka dalam penulisan fearture
juga tidak ada batasan kata atau terkungkung pada 5w+1H. Sehingga dalam
pengaplikasiannya, feature tidak mempunyai rentang waktu dan bisa
dinikmati secara kontinu
Secara
umum, feature sangat sulit dibedakan dengan beberapa tipe penulisan
lainnya. Karena sudah dijelaskan diatas, dalam penulisan feature sendiri
terbilang cukup santai, tetapi tidak mengurangi bobot dari berita itu sendiri.
Sehingga perlu memahami lebih teliti lagi, apakah naskah yang terdapat dalam
sebuah media massa, baik cetak dan online termasuk feature atau artikel
Pentingnya feature dalam berita
Perkembangan
teknologi tak dapat terelakkan, pertumbuhan manusia juga kian meningkat dalam
berbagai bidang. Berangkat dari hal itu, perlu adanya sebuah hiburan yang lebih
santai tetapi tidak mengurangi esensi informatif dan edukatif. Hiburan yang
dapat dinikmati secara terus menerus tanpa ada kengkangan rentang waktu. Sehingga
masyarakat masih dapat menikmatinya walaupun dalam kondisi apapun dan
dimamapun.
Hal
ini lah yang akan mengawali terbentuknya feature. Dimana dalam penulisan
sebuah teks berita disajikan dalam format yang lebih santai, yang terkadang,
usil, jahil, menggigit bahkan menyentil, tetapi tidak mengurangi atau
menghilangkan esensi dari berita itu sediri. Masyarakat membutuhkan konsep
berita yang dapat membuat ia terpana, terpesona, sehingga dalam benaknya akan
mengikuti atau melakukan aktivitas, sesuai dengan yang ada didalam naskah feature
tersebut. Karena hal itulah, yang menjadi sasaran feature adalah simpati
dan empati dari pembaca, yang pada akhirnya akan menimbulkan human interest.
Dalam
perkembangan masyarakat dewasa ini, tidak semua pembaca berita menyukai naskah
yang tegang meskipun itu sesuai dengan fakta. Tetapi dalam beberapa kasus
pembaca lebih menyukai penulisan berita dengan penggunaan bahasa yang ringan,
dijelaskan secara detail dan yang pasti bukan fiksi (karangan pribadi si
penulis). Sehingga dalam hal ini, pembaca akan tertarik dan baik secara sadar
atau tidak akan menuruti informasi yang disajikan didalam feature. []

0 komentar :
Posting Komentar