Kasih Orangtua

Jumat, 28 Oktober 2016

Kasih Orangtua


by : Gallih ari fadli

Bagai rembulan digelapnya malam.
Bagai surya yang menyelimuti bumi.
Bagai hembusan angin yang menerpa tubuhku.
Bagai palu yang slalu menempa paku.

Kalian mengajariku arti kehidupan.
Kalian dekap aku dalam balutan kasih sayang.
Kalian angkat kala aku terjatuh.
Kalian tuntun kala aku bersalah.

Peluh yang menetes tiap harinya.
Tanpa keliuh kesah terdengar dari sang lidah.
Guratan yang kian lama menambah.
Tanpa ada menyerah yang dirasakan.

Ayah, Ibu, tak perlu ku jauh melangkah.
Tak perlu dalam aku berangan.
Aku sadar kalian dunia ku.
Kalian semangatku.
Kalian segalanya bagiku.

Tak dapat aku mambalas semua peluh kalian.
Tak dapat aku membayar semua guratan wajah kalian.
Kini hanya ku bisa berdoa pada sang Kuasa.
Semoga kalian selalu ada dalam dekapan kasih sayang Nya.

0 komentar :

Posting Komentar